tubuh kekar dengan ilmu fisika

4 Hukum Fisika yang Bisa Membuat Tubuh Anda Kekar

Hanya sedikit pria yang percaya bahwa tanpa mengangkat beban bisa menambah otot. Tetapi percayalah bahwa Anda tidak benar-beanr mutlak membutuhkan barbel, dumbell atau mesin mahal untuk membangun otot.

tubuh kekar dengan ilmu fisika

Percaya atau tidak, beberapa peralatan tersebut terkadang justru menghalangi Anda mendapatkan otot. Itu karena peralatan tersebut mengikat Anda di tempat tertentu. Ini mungkin menjelaskan mengapa lebih banyak pria memilih menjadi pelari ketimbang mengangkat beban.

Memang berlari adalah bentuk latihan yang paling mudah diakses – kemanapun Anda pergi , disitulah gym Anda. Tetapi dengan mempelajari sedikit hal tentang ilmu fisika, Anda akan mendapatkan hal yang sama dari latihan Anda.

Misalnya latihan pull up. Ini adalah latihan standar yang menjadi alat ukur bagi semua latihan yang menggunakan berat tubuh Anda sebagai beban.

Keefektifan latihan ini terdapat pada, latihan ini mengambil keuntungan penuh dari hukum-hukum fisika mengenai gerak dan ungkit, menempatkan tubuh Anda pada posisi yang memaksa punggung dan lengan untuk mengangkat seluruh berat tubuh Anda.

Jadi, bisa dibilang pull up adalah sebuah latihan yang memiliki dasar ilmiah dari ilmu terapan.

Sekarang bayangkan jika semua latihan dengan berat tubuh Anda sebagai beban sama menantangnya dengan pull up. Anda akan bisa membangun otot di manapun dan kapanpun baik di rumah, di jalanan, atau bahkan di kantor tempat Anda bekerja.
Ilmu fisika membuatnya lebih mungkin. Dan inilah empat hukum fisika yang akan membuat tubuh Anda lebih kekar dari sebelumnya.

Semakin Panjang Tubuh, Semakin Lemah

Dengan meningkatkan jarak antara titik kekuatan otot (otot yang Anda latih) dan beban yang coba Anda angkat (tubuh Anda), Anda mengurangi keuntungan mekanis yang Anda miliki. Misalnya, sebuah barbel kosong (tanpa lempengan beban) akan sangat mudah diangkat bila menggenggamnya di tengah.

Tetapi bila Anda menggeser pegangan Anda beberapa cm ke salah satu arah, secara instan barbel tersebut terasa lebih berat-meskipun faktanya berat barbel tersebut tidak berubah.

Hal yang sama juga berlaku untuk tubuh Anda. Buatlah diri Anda sepanjang mungkindan setiap latihan yang Anda lakukan akan menjadi lebih berat.

Cara melakukannya:
Angkat tangan Anda ke atas kepala (sehingga lengan Anda lurus dan membentuk garis lurus dengan tubuh Anda) saat melakukan lunges, squat, dan crunch. Anda akan mendapati latihan Anda terasa lebih berat. Dan itu artinya Anda mulai memahami hukum ini.

Semakin Jauh Bergerak Semakin Banyak Otot Bekerja

Dalam ilmu fisika, kerja mekanis sama dengan kekuatan (atau berat) dikalikan jarak. Otot dan tulang Anda berfungsi bersama-sama sebagai sebuah mesin sederhana sehingga rumus sama juga bisa diterapkan pada tubuh Anda.

Ini adalah prinsip paling dasar. Bekerja lebih keras akan menambah lebih banyak otot. Tentu saja dalam latihan tanpa beban, Anda tidak dapat meningkatkan kekuatan kecuali Anda bertambah berat. Tetapi Anda dapat memompa hasil kerja Anda dengan bergerak dalam jarak yang lebih besar di setiap repetisi yang Anda lakukan.

Cara melakukannya:
Masing-masing dari dua metode berikut dapat meningkatkan jarak yang harus ditempuh oleh bagian tubuh dari awal sampai akhir gerakan. Ini tidak hanya meningkatkan jumlah total kerja yang Anda lakukan, tetapi juga jumlah kerja yang Anda lakukan dalam porsi latihan yang lebih menantang.

Metode 1: Untuk latihan lunge, pushup dan crunch, ujung latihannya menggunakan lantai. Cobalah menempatkan bagian depan atau belakang kaki Anda di atas papan step saat lunge, tempatkan kaki Anda di atas kursi saat pushup, dan sandarkan punggung pada bola latihan saat crunch.

Metode 2: Contohnya saat pushup, daripada mendorong tubuh Anda ke atas sepenuhnya dari posisis bawah, lakukan 5 repetisi kecil di mana Anda mengangkat dan menurunkan tubuh sekitar 2 cm dari lantai. Setelah 5 repetisi kecil tersebut, doronglah tubuh ke atas sampai lengan Anda lurus. Itu adalah satu repetisi.

Saat Energi Elastis Menurun, Keterlibatan Otot Meningkat

Saat Anda menurunkan tubuh dalam latihan mana pun, Anda mengerahkan energi elastis otot Anda. Seperti karet, elastisitas tersebut membuat Anda bisa memantul kembali ke posisi awal. Ini mengurangi kerja yang harus dilakukan oleh otot Anda. Kurangi efek pantul tersebut maka Anda akan memaksa tubuh menggunakan lebih banyak serat otot.

Cara melakukannya:
Gunakan 4 detik berhenti saat menurunkan beban dalam setiap latihan Anda (pushup, lunges, dan squat). Dan berikan diri Anda ekstra tantangan dengan menambahkan sebuah komponen eksplosif; dengan sepenuh tenaga dorong tubuh Anda dari lantai sehingga Anda akan melayang sejenak dan kembali ke posisi semula.

Bergerak Dua Arah Lebih Baik dari pada Satu Arah

Gerakan manusia dihasilkan pada tiga bidang geometrik yang berbeda, yaitu:

Bidang Sagittal: gerakan depan belakang dan atas bawah
Bidang frontal: gerakan sisi ke sisi
Bidang transverse: gerakan berputar

sebagian gerakan angkat beban seperit bench press, squat, curl, lunge dan pullup, dilakukan di atas bidang sagittal. Sedangkan latihan keseimbangan seperti lateral lunge dan side band-hampir semuanya di hasilkan di bidang frontal.

Ini artinya banyak pria yang jarang melatih tubuh mereka untuk bergerak dibidang transverse, kendati scara konstan melakukan gerakan berputar dalam olahraga maupun kehidupan sehari-hari.

Cara melakukannya:
Sederhana saja. Putar torso Anda ke akan atau ke kiri saat melakukan latihan seperti lunge, crunch dan push up. Anda juga dapat memutar pinggul saat Anda melakan gerakan-gerakan tertentu seperti reverse crunch.

Well, jika hukum fisika dapat diaplikasikan pada konsep pembentukan tubuh ideal, maka masuk akal jika uraian di atas bisa membuat Anda lebih suka dengan pelajaran fisika. (dan)

BACA JUGA : Sensasi Ledakan Otot dengan Latihan Eksplosif

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes