cara tingkatkan massa otot

5 Cara Tingkatkan Massa Otot Lebih Cepat

Mungkin beberapa dari Anda yang sedikit kesulitan mendapatkan massa otot meski sudah latihan. Berikut 5 cara tingkatkan massa otot dengan upgrade latihan Anda.

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab kenapa massa otot Anda belum kunjung berkembang.

Padahal, Anda sudah melakukan latihan dengan keras dan kontinyu.

Salah satu penyebab utamanya adalah melakukan gerakan yang kurang tepat.

Ya, gerakan yang salah akan membuat latihan Anda sia-sia.

Atau bahkan bisa berpotensi cedera.

Namun, gerakan salah adalah sesuatu yang wajar dilakukan oleh setiap fitnes mania.

Karena dari kesalahan tersebut Anda bisa mendapat pengalaman bagaimana gerakan latihan yang sempurna.

Berikut ini ada 5 cara tingkatkan massa otot Anda lebih cepat di sela-sela latihan yang Anda lakukan.

1. Cara Tingkatkan Massa Otot dengan Ubah Siklus Latihan

cara tingkatkan massa otot

Apabila Anda ingin mempertebal massa otot, maka Anda HARUS angkat beban.

Meski begitu, Anda tidak boleh melupakan latihan aerobik.

Memang, dari beberapa artikel sebelumnya menyarankan JANGAN terlalu sering melakukan latihan aerobik atau kardio karena itu justru bisa membuat otot menyusut.

Sebaiknya tetap lakukan latihan aerobik minimal 1-2 kali dalam seminggu selama 15-20 menit tiap sesinya.

Latihan ini akan membatasi pengeluaran energi dalam tubuh Anda dan memungkinkan tubuh Anda lebih berkonsentrasi dalam pembentukan otot.

Jika ingin otot tanpa lemak, Anda bisa melakukan latihan kardio 2-4 kali seminggu.

Akan lebih baik Anda disarankan untuk latihan kardio dengan metode HIIT atau High Intensity Interval Training.

2. Bedakan Jadwal Latihan Beban dan Kardio

cara tingkatkan massa otot

Kombinasi latihan beban dan latihan kardio akan sangat baik untuk perkembangan massa otot Anda dan juga kesehatan Anda secara keseluruhan.

Dan sebagai cara tingkatkan massa otot dengan maksimal, Anda disarankan untuk berlatih beban dan kardio berbeda sesi.

Sederhananya, misalkan hari ini Anda berlatih beban, maka latihan kardio Anda lakukan esoknya (tanpa berlatih beban).

Dengan cara ini, latihan kardio tidak akan mengurangi energi Anda untuk berlatih beban dengan intensitas tinggi.

Apalagi jika Anda latihan HIIT atau Circuit Training yang menguras tenaga, jika tidak dipisahkan maka salah satu latihan Anda tidak akan optimal.

Berikan jeda istirahat setidaknya 2 hari antara latihan beban dan latihan kardio yang Anda lakukan agar otot Anda memiliki waktu untuk beristirahat.

Istirahat cukup dapat membuat tubuh Anda lebih efisien dalam melakukan pemulihan dan pembentukan otot.

Baca Juga: Harus Berapa Kali Latihan Beban dalam Seminggu?

3. Bijak Memilih Jenis Latihan Kardio

Lari adalah salah satu jenis latihan kardio yang merupakan favorit banyak fitnes mania.

Namun bagi beberapa orang, lari bisa menyebabkan risiko cedera pada persendian.

Ketika Anda berlari, terutama saat lari dengan cukup kencang, persendian akan mendapatkan tumpuan beban yang berat.
Hal ini dikarenakan bertemunya kaki Anda dengan permukaan tanah.

Ini dapat memungkinkan terjadinya trauma pada otot dan persendian Anda, termasuk pula ketika Anda berlatih lompat tali.

Bagi penderita nyeri sendi, Anda harus lebih berhati-hati saat melakukan latihan ini.

Untuk mengurangi risiko cedera, Anda bisa mengganti latihan kardio Anda dengan latihan lain yang lebih aman bagi persendian Anda, seperti berenang, bersepeda atau menggunakan elliptical machine.

4. Tambahkan Interval Training

cara tingkatkan massa otot

Seperti yang sudah disebut di awal, Anda akan direkomendasikan untuk melakukan latihan kardio dengan metode interval training atau yang lebih populer HIIT (High Intensity Interval Training).

Latihan kardio dengan metode HIIT merupakan metode latihan kardio yang menggunakan kombinasi latihan dengan intensitas tinggi dengan intensitas sedang atau rendah dalam waktu tertentu.

HIIT didesain untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Maka tak heran jika HIIT banyak digemari sebagai penurun berat badan cepat bagi mereka yang menjalankan program fat loss.

Tidak hanya itu, metode latihan HIIT juga dapat meningkatkan perkembangan serabut otot cepat (fast twitch fiber).

Pastinya ini adalah salah satu cara tingkatkan massa otot yang tepat untuk Anda.

Latihan kardio yang baik adalah meningkatkan detak jantung Anda hingga 60% dari detak jantung maksimal Anda.

Anda juga bisa mencoba latihan kardio yang lain seperti elevated HIIT cardio, untuk pembakaran lemak lebih cepat dan pembentukan otot lebih optimal.

5. Menambah Intensitas Latihan Sebagai Cara Tingkatkan Massa Otot

cara tingkatkan massa otot

Dalam artikel ini sejatinya Anda diajak untuk tetap melakukan latihan kardio.

Yang mana metode latihan ini biasanya sering ‘dikesampingkan’ sebagai cara tingkatkan massa otot.

Padahal latihan kardio juga sangat baik untuk bantu wujudkan goal fitness Anda tersebut.

Sebagai cara tingkatkan massa otot yang kelima adalah Anda sangat disarankan untuk berlatih lebih dalam (lebih intensif).

Misalnya dengan mengubah roda gigi pada sepeda stationer atau mengubah gradien pada treadmill.

Hal itu adalah cara yang bagus untuk meningkatkan intensitas latihan Anda.

Namun Anda harus berhati-hati dengan penambahan beban latihan ini. Lakukan penambahan beban latihan sesuai dengan kemampuan maksimal tubuh Anda agar tidak terjadi cedera.

Jika Anda ingin memulai latihan sebagai cara tingkatkan massa otot Anda, hal yang harus Anda lakukan pertama kali adalah memahami terlebih dahulu jenis latihan dan metode latihan yang akan Anda lakukan.

Hal ini penting bagi Anda agar tujuan latihan Anda dapat tercapai dengan mudah dan Anda mendapatkan manfaat sehat dari latihan Anda.

Apabila Anda ingin miliki bentuk tubuh otot bebas lemak, kombinasi angkat beban dan kardio adalah jawabannya.

Khusus untuk latihan kardio, Anda bisa melakukannya sebanyak 2-4 kali dalam seminggu (tergantung dari metode latihan dan kondisi tubuh Anda).

Pastinya kombinas angkat beban dan kardio akan lebih sempurna apabila Anda mendapatkan asupan nutrisi yang tepat.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes