latihan setelah operasi

Bolehkah Latihan Setelah Operasi?

Olahraga atau latihan rutin sangat penting untuk menjaga kebugaran Anda dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun bagaimana jika latihan setelah operasi? Apakah diperbolehkan?

latihan setelah operasi

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, latihan rutin sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap bugar dan fit. Termasuk setelah operasi. Bagi mereka yang setelah melakukan operasi mungkin khawatir bahwa latihan akan menghambat atau bisa memperparah hasil operasi yang telah dilakukan.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelum melakukan latihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dokter kemudian akan menyarankan beberapa hal seperti bolehkah Anda melakukan latihan, berapa berat beban yang boleh dilakukan, latihan-latihan apa saja yang dapat dilakukan, atau boleh melakukan latihan dalam beberapa waktu setelah operasi.

>> Manfaat Olahraga Pasca Operasi Bariatrik <<

Latihan setelah operasi

latihan setelah operasi

Berapa lama setelah operasi diperbolehkan untuk melakukan latihan? Untuk kapan boleh melakukan latihan sebetulnya relatif, tergantung operasi apa yang telah dilakukan.

Pada beberapa waktu setelah operasi, latihan diperlukan untuk masa pemulihan. Dan latihan yang penting adalah berjalan. Selain itu, peregangan yang ringan juga penting dilakukan untuk menghindari pemendekan otot selama masa pemulihan. Namun sebaiknya hindari peregangan yang menyebabkan rasa sakit di lokasi operasi agar tidak merusak proses penyembuhan alami tubuh Anda. Baca juga: Olahraga yang Sebaiknya Dihindari Pasca Operasi Jantung.

Setelah perlahan-lahan Anda mulai sembuh, secara bertahap tingkatkan intensitas latihan Anda. Namun, hindari dulu lari, angkat beban, dan melompat. Latihan beban sebaiknya tidak dilakukan terlebih dahulu karena bisa memperlambat proses penyembuhan dan mungkin bisa mengakibatkan cedera.

Latihan ringan yang dapat dilakukan adalah misalnya dengan menggunakan sepeda stasioner, jalan cepat, eliptical trainer, atau jogging ringan di atas treadmill. Yang terpenting adalah buat diri Anda merasa nyaman dan tidak merasakan sakit.

Point utama sebelum melakukan latihan pasca operasi

latihan setelah operasi

1. Selalu konsultasikan terlebih dahulu kepada ahli medis atau dokter sebelum latihan.
2. Hindari latihan yang langsung menekan daerah operasi.
3. Jika merasa sakit, sebaiknya segera hentikan latihan.

Apakah latihan setelah operasi aman?

Apakah latihan di atas aman untuk Anda? Untuk mengetahui latihan tersebut apakah Aman untuk Anda, hal pertama yang harus diketahui adalah mendengarkan tubuh Anda. Misalnya ketika latihan tiba-tiba kaki merasa sakit atau nyeri, maka sebaiknya hentikan latihan untuk sementara. Karena jika dibiarkan maka proses pemulihan juga Akan berlangsung lebih lama.

>> Perkuat Lutut, Cedera Menjauh <<

Ingat, mempercepat pemulihan juga bisa berbahaya

latihan setelah operasi

Setelah dilakukan operasi, maka pasien akan dianjurkan untuk istirahat selama proses pemulihan. Namun jika istirahat terlalu lama, seseorang dapat kehilangan massa otot dan kekuatan. Bukan hanya itu, istirahat yang berkepanjangan juga dapat membuat tulang kekurangan kalsium, serta meningkatkan risiko pembekuan darah (hematoma) karena darah yang statis.

Meski tidak dianjurkan untuk istirahat terlalu lama, bukan berarti untuk segera melakukan latihan atau aktivitas dengan harapan proses pemulihan berjalan dengan cepat. Perlu diingat, mempercepat proses pemulihan juga bisa berbahaya.

Misalnya, apabila Anda melakukan operasi pada anggota tubuh tertentu dan Anda melakukan latihan yang meningkatkan kerja jantung, maka daerah yang telah dioperasi tadi dapat menimbulkan pembengkakan akibat terlalu banyak darah. Apabila Anda memiliki masalah pada sendi, suplemen Glucosamine, Chondroitin & MSM dari Ultimate Nutrition dapat membantu Anda mengatasi masalah pada sendi, memperbaiki elastisitas tulang rawan, mengurangi peradangan dan rasa sakit pada sendi.

Nah, olahraga atau latihan tetap diperlukan meski setelah melakukan operasi. Namun sebelum melakukannya sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter Anda. Semoga bermanfaat. (ctr)

BACA JUGA: Tips Agar Treadmill Tidak Berbahaya bagi Anda

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes