latihan saat puasa

Ingin Olahraga Tapi Takut Haus Saat Puasa?

Tidak sedikit yang mengaku tidak berolahraga lantaran takut puasanya batal karena haus. Berikut ini beberapa tips berolahrga di bulan puasa agar tubuh tetap sehat tanpa takut kehausan.

latihan saat puasa

Puasa adalah menahan hawa nafsu, termasuk nafsu makan dan minum. Selama berpuasa, tubuh tidak akan terisi nutrisi kurang lebih selama 10-14 jam. Tentu akibatnya dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Karena itulah, olahraga atau latihan tetap penting dilakukan selama puasa untuk menjaga metabolisme tubuh dan membuat tubuh Anda tidak mudah lelah. Anda juga bisa menyimak artikel lainnya tentang Bikin Tubuh Tidak Mudah Lemas Saat Puasa.

Strategi jadwal dan jenis latihan

Bagi beberapa orang mungkin enggan untuk melakukan olahraga ketika berpuasa karena takut kehausan. Jika demikian, puasa yang dijalankan bisa batal. Memang, latihan di bulan puasa akan menguras banyak energi, namun hal itu bukan berarti menjadi alasan untuk tidak berlatih. Ketika berpuasa justru disarankan untuk tetap rutin melakukan latihan. Tapi, selama berpuasa mungkin latihannya akan lebih sedikit dibanding pada bulan-bulan tidak berpuasa yaitu sebanyak 3 minggu.

Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, cara terbaiknya adalah stategi yang tepat dalam menentukan jadwal latihan. Yang perlu diperhatikan adalah waktu dan jenis latihan yang dipilih. Untuk mengatur waktu latihan, hal itu tergantung pada kondisi tubuh tiap-tiap individu. Bisa melakukan latihan pagi hari, sore hari menjelang buka puasa, atau malam hari setelah berbuka.

Latihan pagi hari dan menjelang buka puasa

latihan saat puasa

Untuk periode setelah sahur dan sebelum berbuka, latihan yang direkomendasikan adalah latihan ringan seperti jogging atau jalan cepat dengan durasi 30 menit. Mengapa disarankan untuk melakukan latihan yang ringan? Ketika latihan di pagi hari, sebaiknya jangan melakukan dengan intensitas atau durasi yang panjang karena pasokan energi dalam tubuh masih akan digunakan hingga sore hari.

Jika melakuka latihan sore hari, juga sebaiknya berlatih dengan intensitas ringan. Apabila Anda merasa pusing di tengah latihan, sebaiknya segera hentikan latihan. Ini adalah pertanda bahwa tubuh kekurangan glikogen sebagai sumber energi. Menjelang waktu buka puasa, kondisi gula darah sudah mendekati ambang di bawah 60 mg/dl.

>> Tips Latihan dan Diet Selama Berpuasa <<

Latihan malam setelah berbuka

latihan saat puasa

Saat yang paling tepat dan lebih rasional untuk latihan adalah usai berbuka puasa (dapat dilakukan setelah sholat tarawih sehingga tidak mengganggu waktu beribadah). Anda dapat melakukan latihan yang lebih berat daripada latihan ketika pagi atau menjelang berbuka, termasuk latihan beban.

Sesuaikan beban angkatan dengan kemampuan fisik. Untuk durasinya, sebaiknya latihan beban selama 30-40 menit. Jumlah set dan repetisi umumnya tidak berubah tetapi angka beban yang diangkat mungkin sedikit turun dan ini bukanlah masalah.

Jangan lupa, sebelum melakukan latihan sebaiknya melakukan pemanasan dan pendinginan setelahnya. Selain itu, pastikan juga hidrasi yang cukup dengan mengonsumsi 500 ml – 1 liter air selama berlatih. [Baca juga: Tetap Sehat dan Berenergi di Bulan Puasa]

Nutrisi setelah latihan

latihan saat puasa

Mengonsumsi protein setelah latihan sangat diperlukan untuk membantu memperbaiki sel-sel otot yang rusak akibat latihan hingga membantu masa pemulihan. Makanan yang merupakan sumber protein antara lain daging, dada ayam, atau telur. Apabila asupan protein dirasa kurang, Anda bisa menambahkannya melalui suplementasi. Seperti Prostar 100% Whey Protein yang mengandung protein berkualitas tinggi untuk membentuk, mempercepat proses pemulihan, dan mencegah penyusutan otot.

Dengan strategi ini, semoga ibadah puasa Anda menjadi lebih lancar karena dijalankan dengan tubuh yang sehat dan bugar. (ctr)

BACA JUGA: Puasa Jangan Jadi Halangan untuk Olahraga

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes