Prinsip latihan

Ingin Tubuh Berotot, Ketahui Dulu Prinsipnya!

Selama ini Anda mungkin hanya melakukan latihan-latihan tanpa mengetahui prinsipnya. Ya, mungkin latihan Anda selama ini memang berhasil. Namun, apakah Anda pikir hasil yang Anda peroleh sudah maksimal? Bagimana bisa menjadi maksimal jika Anda tidak mengetahui prinsip latihan yang benar? Nah, itulah sebabnya Duniafitnes.com memberikan informasi terkait dengan prinsip untuk membuat tubuh Anda menjadi ideal dan berotot dengan lebih dan lebih. Berikut adalah informasinya untuk Anda.

ingin-tubuh-berotot-2

1. Ketika Anda Baru Beradaptasi, Stimulus Terjadi

Setiap kali Anda berhasil melakukan latihan di luar kebiasaan Anda, maka otot Anda akan mengalami rangsangan yang membuatnya stres. Rangsangan tersebut menyebabkan tubuh Anda memulai proses adaptasi. Proses adaptasi ini tidak hanya melibatkan serat otot, melainkan juga Sistem Saraf Pusat (SSP) dan sendi. Adaptasi pertama akan terjadi pada sistem saraf pusat. Hal ini akan bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan inti tubuh Anda.

Perlu waktu kira-kira 21 hari untuk memperkuat hubungan neuro otot Anda. Adaptasi sistem saraf pusat adalah proses meningkatkan ‘pembangkit listrik’ (tenaga). Kemampuan untuk menghasilkan kekuatan maksimum dalam satu detik (watt) dibuat lebih efisien dengan adaptasi saraf pusat. Waktu tersebut diperlukan oleh tubuh Anda untuk meningkatkan efisiensi dan mengoordinasikan beberapa gerakan kelompok otot melalui berbagai gerakan dengan melibatkan kekuatan Anda.

Adaptasi otot terjadi jika Anda berhasil membuat otot bekerja lebih keras. Dengan stimulus tersebut, akan memicu pelepasan hormon androgenik dan anabolik dari sistem endokrin jaringan otot. Secara bersamaan, kerusakan otot akan terjadi di bagian otot yang menjadi sasaran. Hal tersebut menandakan bahwa terjadi peningkatan sintesis protein di bagian otot tersebut.

2. Tidak Semua Rangsangan Selalu Efektif untuk Hasil Maksimum

Meskipun stimulus memicu adaptasi dalam sistem saraf pusat dan jaringan otot, namun stimulus tidak selalu efektif untuk memicu adaptasi. Stimulus hanya efektif ketika terdapat penerapan hasil dalam stimulasi dari sistem endokrin tubuh. Sistem endokrin memproduksi hormon dan bertanggung jawab untuk sekresi. Beberapa hormon yang diproduksi oleh sistem endokrin meliputi Human Growth Hormone (HGH), IGF 1, Testosteron, dan insulin. Dengan melakukan latihan yang membuat otot stres, maka hormon-hormon tersebut akan dilepaskan.

Namun, Anda dapat menerapkan stimulus dengan cara yang berbeda. Sekresi hormon yang maksimal pada jaringan sistem endokrin akan dirangsang secara bersamaan. Stimulasi simultan akan memastikan sekresi hormon maksimum untuk membangun otot Anda.

Itulah sebabnya, untuk merangsang jumlah hormon secara maksimum untuk membangun jaringan, beberapa kelompok otot harus bekerja secara bersamaan. Sekresi hormon maksimum akan membuat adaptasi fisik Anda dengan maksimal. Cara terbaik untuk memaksimalkan sekresi hormon adalah melalui penggunaan gerakan-gerakan tertentu. Misalnya, seperti barbell deadlifts, barbell squats, clean and press, and flat barbell press. Latihan tersebut merupakan langkah yang paling jitu untuk membuat bentuk tubuh Anda lebih ideal. Biasanya, gerakan-gerakan tersebut sangat erat kaitannya dengan sekresi hormon yang mampu membangun otot dalam jumlah besar. Peningkatan pelepasan hormon menyebabkan peningkatan sintesis protein dan hal tersebut mempunyai dampak baik bagi tubuh Anda.

3. Keberhasilan Tergantung Pada ketersediaan Makronutrien

Prinsip selanjutnya adalah, poin-poin di atas hanya dapat berhasil jika Anda mempunyai jumlah makronutrien yang memadai. Makronutrien sendiri adalah nutrient yang menyediakan energi bagi tubuh. Kata ‘makro’ berarti besar atau banyak. Makronutrien berarti nutrien (zat gizi) yang diperlukan tubuh dalam jumlah besar. Nutrien yang termasuk ke dalam makronutrien adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Jika Anda sedang latihan, maka tubuh akan bekerja dengan menggunakan mineral, vitamin dan makronutrien untuk memperbaiki kerusakan otot yang disebabkan oleh latihan beban. Namun, hal tersebut selamanya tak akan terjadi apabila makronutrien tersebut tidak hadir dalam jumlah yang cukup besar.

4. Recovery Diperlukan untuk Hasil Maksimal

Ya, mungkin Anda tahu, normalnya dalam sehari seseorang membutuhkan delapan jam lamanya untuk waktu tidur. Tubuh manusia beroperasi bedasarkan ritme sikardian. Selama Anda tidur, tubuh akan memperbaiki kerusakannya, dan tumbuh berkat peningkatan kadar insulin dan hormon pertumbuhan. Dengan tidur, memungkinkan bagi tubuh Anda untuk mengeluarkan hormon ini secara anabolik.

Sebaliknya, jika Anda mempersingkat waktu tidur Anda, maka Anda akan rentan terhadap stres, dan tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar gula darah Anda. Hal tersebut tentunya akan berakhir buruk bagi perkembangan otot Anda. Dengan demikian, hal ini sangat penting bagi Anda untuk memberikan waktu yang cukup untuk pemulihan. Dan otot pun juga dapat berkembang baik dari massa dan ukurannya.

Nah, itulah yang harus Anda ketahui untuk memaksimalkan pembentukan otot Anda. Informasi ini tidak akan berguna jika tidak Anda terapkan dalam latihan Anda, untuk itu tidak ada salahnya mencoba referensi dari berbagai sumber terpercaya. Selamat mencoba (gie).

BACA JUGA: Latihan Ini Dapat Ubah Perut Buncit Menjadi Datar

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes