Kebiasaan yang Sebaiknya Jangan Anda Lakukan Saat Latihan Beban

Ketika ingin membentuk tubuh agar lebih berotot, menurunkan berat badan, atau sekadar ingin menjaga bentuk tubuh tetap ideal, maka latihan beban menjadi pilihannya.

Namun karena terlalu bersemangat, tidak sedikit fitnes mania yang melakukan latihan beban dengan seadanya. Salah satunya adalah berlatih beban tanpa rencana. Jika ini juga Anda lakukan, sebaiknya segera hentikan.

Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak Anda lakukan saat latihan beban agar goal fitnes Anda, baik menurunkan berat badan atau membentuk tubuh agar lebih padat berotot segera terwujud.

#1. Angkat Beban dengan Emosi

Suplement2

Ketika Anda latihan beban di gym, pastinya Anda memiliki goal fitnes. Namun, tujuan Anda tersebut dapat sirna jika Anda melakukan latihan dengan penuh emosi. [Baca Juga: Latihan Beban Tidak Perlu Pakai Emosi!]

Jangan mengalihkan perhatian Anda pada orang di gym yang tengah memperhatikan Anda atau berusaha menyaingi berat beban yang diangkat oleh orang lain. Padahal, Anda saat itu belum mampu mengangkat beban yang berat. Tetaplah fokus pada goal fitnes dan kondisi tubuh Anda sendiri.

#2. Melakukan Latihan Kardio Intens di Awal

Susah4

Latihan kardio memang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler Anda. Selain itu, latihan kardio juga sangat efektif untuk membuat tubuh Anda membakar kalori baik selama dan setelah latihan.

Beberapa fitnes mania, mungkin termasuk Anda, kerap melakukan latihan kardio saat akan memulai latihan beban. Jika Anda memiliki goal fitnes untuk membentuk dan menguatkan otot tubuh, latihan kardio sebelum latihan beban adalah kesalahan.

Latihan kardio dengan intensitas tinggi di awal akan membuat energi tubuh Anda terkuras habis. Akibatnya, Anda akan merasa sangat kelelahan ketika melakukan latihan beban. Jika Anda sudah kelelahan saat latihan kardio, maka gerak tubuh Anda akan berkurang dan latihan beban untuk membentuk otot pun akan tidak maksimal.

Latihan kardio bisa dilakukan di awal namun hanya sebagai pemanasan, seperti lari-lari kecil atau bersepeda di atas sepeda statis. Jangan terlalu lama untuk melakukan kardio, lima menit sudah cukup sebagai pemanasan. Untuk lebih lengkapnya, Anda dapat menyimak video berikut tentang latihan kardio atau latihan beban dulu yang sebaiknya dilakukan saat latihan di gym.

#3. Latihan Tanpa Tujuan

Membangun tubuh agar lebih ideal dan berotot juga memerlukan rencana. Banyak fitnes mania yang sudah merencanakan hari ini latihan kaki atau hari ini latihan dada, namun banyak yang masih keliru dengan latihan yang dilakukan.

Pastikan Anda memaksa setiap otot tubuh Anda setidaknya seminggu sekali. Lakukan pula latihan-latihan rutin lainnya setiap hari untuk mendukung pertumbuhan otot tubuh Anda. Tulis pula berapa berat beban yang Anda angkat. Hal-hal yang tampaknya kecil ini adalah cara tepat untuk memantau perkembangan dari setiap latihan yang sudah Anda lakukan.

#4. Takut Keluar dari Zona Nyaman

Susah2

Lantaran disibukkan dengan aktivitas sehari-hari, meluangkan waktu untuk melakukan program latihan baru mungkin bukan prioritas utama. Rutinitas latihan mungkin membuat Anda sulit untuk keluar dengan mencoba latihan-latihan yang baru.

Rutin latihan memang sangat baik untuk mendukung goal fitnes Anda. Namun, tubuh Anda juga memerlukan tantangan baru jika ingin berkembang. So, jangan takut untuk keluar dari zona nyaman Anda saat ini. Selalu tingkatkan berat beban angkatan Anda secara bertahap serta berani mencoba untuk melakukan latihan yang baru dengan benar.

>> Kapan Saatnya untuk Menambah Berat Beban Angkatan Saya? <<

Ingat, Beri Kesempatan Tubuh untuk Berkembang dengan Nutrisi yang Tepat Saat Istirahat

Susah3

Saking bersemangatnya untuk membentuk tubuh agar lebih padat dan berotot, Anda sangat intens berlatih. Anda rutin berlatih setiap hari dan memaksa otot tubuh Anda bekerja keras. Jika demikian, maka potensi overtraining atau kelelahan karena terlalu sering latihan akan semakin tinggi.

Pastikan bahwa bukan pada saat latihan saja yang menentukan perkembangan otot tubuh Anda, tetapi juga istirahat. Ya, istirahat juga sangat penting untuk Anda dapatkan jika ingin memiliki tubuh yang lean. Karena pada saat inilah, produksi hormon pertumbuhan (growth hormone) sedang mencapai puncaknya.

Latihan beban akan dapat menyebabkan nyeri otot atau yang biasa disebut dengan delayed onset muscle soreness (doms). Doms terjadi karena sel-sel otot Anda rusak akibat latihan. Nah, pada saat istirahat inilah otot-otot Anda akan memperbaiki diri agar menjadi lebih besar dan kuat.

Penting pula untuk tetap menjaga kebutuhan nutrisi ketika istirahat agar pertumbuhan otot lebih maksimal, terutama protein yang merupakan sumber makanan utama bagi otot.

Note: Asupan protein tinggi sangat diperlukan bagi mereka yang ingin membentuk otot tubuh. Apabila protein dari makanan kurang mencukupi, Anda dapat menambahkannya melalui suplementasi >> Prostar 100% Whey Protein dari Ultimate Nutrition

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes