Berlari Menambah Berat Badan

Kesalahan Berlari Yang Bisa Menambah Berat Badan

Lari merupakan salah satu jenis kardio yang berguna untuk membantu membakar lemak dalam tubuh. Namun mungkin Anda sering bertanya-tanya, mengapa setelah berlari beberapa kali dengan jarak tempuh tertentu Anda belum mendapatkan perubahan bentuk tubuh sedikit pun? Atau bahkan berat badan Anda semakin bertambah? Ya, memang banyak orang yang tidak mendapatkan efek atau peningkatan apapun setelah melakukan kardio yang satu ini. Anda tidak perlu menyalahkan gerakan berlari Anda. Saat berlari ada beberapa kesalahan yang bisa menambah berat badan tubuh Anda. Simak informasinya berikut ini:

Headline Runner

Makan Kalori Lebih Banyak Daripada Yang Anda Bakar

Salah satu alasan umum mengapa beberapa pelari tidak dapat menurunkan berat badan adalah karena mereka melebih-lebihkan jumlah kalori yang mereka konsumsi selama latihan. Dan hal tersebut sangat mudah untuk dilakukan, terutama jika Anda berlatih untuk perlombaan jarak jauh seperti maraton. Berlari dapat membakar kalori sekitar 100 dalam setiap 1,7 km luka bakar sekitar 100 kalori per mil, sehingga Anda mungkin berpikir bahwa mengonsumsi makanan favorit yang tinggi kalori tidaklah mengapa. Padahal seperti yang kita tahu bahwa makan makanan tinggi kalori dan melampaui apa yang tubuh sanggup bakar akan menyebabkan penambahan berat badan.

Melakukan Latihan Yang Sama Dari Hari Ke Hari

Menjadikan lari sebagai kebiasaan merupakan ide yang baik untuk menjaga kesehatan Anda. Akan tetapi, jika Anda melakukannya dengan program yang sama misalnya berlari di keliling kompleks dengan jarak yang sama setiap harinya, tubuh Anda tidak akan mendapatkan perubahan apapun. Otot-otot Anda hanya terus beradaptasi dengan tuntutan yang sama. Jadi jika Anda menjalankan rute yang sama berulang-ulang, Anda mungkin tidak akan melihat adanya peningkatan apapun, dan bisa saja Anda mungkin mengalami progres yang semakin memburuk. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa mengombinasikan lari dengan latihan sprint interval, hill interval, dan berlari di atas permukaan yang berbeda (seperti kadang di trotoar, rumput, pasir) untuk menjaga otot-otot Anda tetap aktif dan berkembang.

Terlalu Fokus Terhadap Jarak

Berlari akan membuat otot terkuat di kaki bekerja dengan sangat aktif karena paha depan dan paha belakang merupakan bagian integral untuk berlari. Saat berlari Anda akan mengencangkan tubuh bagian bawah sekaligus membakar lemak. Pada saat yang sama, Anda akan membangun otot di kaki, jadi berapa pun jarak yang Anda tempuh bukanlah patokan seberapa banyak Anda membakar lemak secara keseluruhan. Berat badan Anda mungkin tidak menurun, tetapi ukuran tubuh Anda yang lain memiliki kemungkinan berubah, seperti lingkar pinggang Anda.

Setelah mengetahui faktor-faktor yang bisa menambah berat badan saat Anda berlari, apakah Anda mau untuk memulai untuk menghilangkan faktor tersebut?

BACA JUGA: Berenang Untuk Menurunkan Berat Badan

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes