L-Carnitine-dan-Penurunan-Berat-Badan

L-Carnitine dan Penurunan Berat Badan

""

Fungsi utama dari carnitine di dalam tubuh adalah untuk mengatur oksidasi lemak (membakar lemak). L-Carnitine bertanggung jawab untuk mengangkut lemak ke tungku pembakaran lemak dalam sel tubuh, yang disebut dengan mitokondria. Lemak tidak akan bisa dioksidasi jika lemak tidak dapat mencapai mitokondria, sekeras apapun Anda berolahraga ataupun melakukan diet.

Banyak penelitian telah dilakukan untuk menentukan efektivitas L-Carnitine untuk membakar lemak. Hasilnya, berbagai studi menemukan bahwa bila digunakan dengan tepat, diimbangi dengan diet seimbang (cukup protein, lemak esensial, dan serat), maka L-Carnitine akan benar-benar efektif untuk membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan. Bagaimanapun juga L-Carnitine bukanlah sebuah solusi ajaib untuk menurunkan berat badan, melainkan merupakan bagian dari proses penurunan berat badan Anda, yang berfungsi untuk membantu pembakaran lemak Anda.

Bagaimana Produksi L-Carnitine Dalam Tubuh?

  • Tubuh bisa memproduksi sejumlah kecil L-Carnitine.
  • Untuk memproduksi L-Carnitine, Anda memerlukan asam amino lisin dan metionin, monster beats studio wireless by dre serta beberapa vitamin seperti niasin, B6, dan vitamin C.
  • Kekurangan salah satu nutrisi tersebut dapat menurunkan level L-Carnitine dalam tubuh dan menurunkan tingkat pembakaran lemak.
  • Lisin telah terbukti efektif untuk meningkatkan kadar L-Carnitine. Lisin merupakan prekursor asam amino yang membentuk molekul carnitine.
  • Diet vegetarian yang ketat membuat tubuh hanya mendapatkan sedikit asupan L-Carnitine atau bahkan tidak sama sekali.

Sumber L-Carnitine Dalam Makanan

  • L-Carnitine ditemukan paling banyak di daging dan makanan hewani.
  • Daging merah adalah sumber carnitine terbaik.
  • Ayam dan kalkun juga mengandung carnitine.
  • Susu dan produk olahannya mengandung carnitine dalam jumlah kecil.
  • Kebanyakan buah, sayuran, dan biji-bijian hampir tidak mengandung carnitine, kecuali tempe dan alpukat, yang mengandung sejumlah kecil carnitine.

Faktor-Faktor yang Menghambat Produksi L-Carnitine dan Pembakaran Lemak

  • L-Carnitine bekerja paling efektif jika dikombinasikan dengan diet rendah gula dan karbohidrat
  • Studi menunjukkan bahwa agar carnitine bekerja secara efektif, asupan karbohidrat harus dijaga di bawah 50% dari total kalori yang dikonsumsi sehari-hari.
  • Peningkatan kadar insulin menghambat aktivitas carnitine yang optimal (pembakaran lemak tubuh dan produksi energi). monster beats amazon australia
  • Asam lemak Omega 3 (yang bisa didapat dari biji rami atau flaxseed dan minyak ikan) mampu meningkatkan aktivitas carnitine dan fungsi dalam tubuh
  • Minyak biji rami atau flaxseed oil tidak hanya meningkatkan aktivitas carnitine di dalam tubuh, namun penelitian juga telah menunjukkan flaxseed oil dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner.
  • Konsumsi protein yang cukup setiap kali makan sangat penting untuk aktivitas carnitine dan pembakaran lemak.

L-Carnitine dan Pembakaran Lemak

  • L-Carnitine membantu transportasi asam lemak rantai panjang yang dibakar menjadi energi.
  • L-Carnitine meningkatkan konsumsi lemak sebagai sumber bahan bakar untuk energi.
  • L-Carnitine telah terbukti meningkatkan jumlah lemak yang dibakar tubuh baik selama latihan anaerobik (latihan beban) maupun latihan aerobik (kardio).
  • L-Carnitine memainkan peran penting dalam memobilisasi timbunan lemak yang ditemukan dalam jaringan tubuh orang yang kelebihan berat badan.
  • L-Carnitine membantu membuang limbah oksidasi lemak (keton) dari aliran darah.
  • Aktivitas carnitine yang efektif membantu mencegah lemak menumpuk di hati, jantung, dan otot rangka.
  • L-Carnitine telah terbukti mampu meningkatkan kekuatan otot. Memelihara jaringan otot membutuhkan kalori hingga 4-5 kali lebih banyak daripada memelihara jaringan lemak, yang penting untuk menurunkan berat badan dengan permanen.
  • L-Carnitine membantu untuk menstabilkan gula darah dan menghilangkan kecanduan karbohidrat (carbohydrate craving).

Suplementasi L-Carnitine yang Tepat

  • Awalnya, Anda perlu mulai mengkonsumsi setidaknya 1000 mg L-Carnitine per hari untuk menurunkan berat badan. Orang yang mengalami obesitas bisa memulai suplementasi dalam dosis 2000 mg per hari.
  • Orang-orang yang memiliki kondisi resistensi metabolik, ugg outlet bicester brunswick bisa mulai pada dosis 3000-5000 mg per hari.
  • Penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda mulai merasa memiliki lebih banyak energi, itu adalah tanda bahwa dosis carnitine yang Anda gunakan sudah mulai membakar lemak tubuh.
  • Tingkatkan carnitine 500 mg per hari (satu kapsul) sampai Anda mulai merasakan energi Anda meningkat ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.
  • Tingkat energi Anda akan menjadi penutun Anda untuk melihat bagaimana carnitine efektif bekerja dalam tubuh Anda.
  • Physician’s Desk Reference (PDR) menyatakan tidak ada efek toksik (menimbulkan keracunan) dari penggunaan L-Carnitine jangka panjang, sehingga merupakan suplemen yang aman.
  • L-Carnitine bisa bekerja optimal ketika dikonsumsi sebelum sarapan dan makan siang.

Mengaktifkan metabolisme Anda dengan nutrisi yang tepat sangat penting untuk menurunkan berat badan. Ada bukti yang signifikan bahwa peningkatan level carnitine dalam jaringan tubuh menyebabkan pembakaran lemak meningkat. Memasok tubuh Anda dengan nutrisi penting yang tepat adalah hal yang paling dibutuhkan tubuh Anda untuk mengaktifkan metabolisme lemak yang benar, bukan dengan pembatasan kalori atau memanipulasi zat kimia otak. Akan tetapi, pengaturan nutrisi saja tidaklah cukup. Anda juga perlu mengkombinasikannya dengan latihan fisik yang teratur untuk mendapatkan penurunan berat badan dan pembakaran lemak yang paling optimal.

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes