Latihan Plyometric

Latihan Plyometric untuk Latihan yang Intensif

Plyometrics atau latihan dengan intensitas tinggi yang sebenarnya dirancang untuk mempercepat perkembangan otot dan daya tahan tubuh pada atlet Olympic. Latihan Plyometric mengondisikan tubuh untuk berlatih dengan resistensi dinamis yang cepat meregangkan otot (tahap eksentrik) dan kemudian mempersingkat tahap konsentris dengan cepat.

Jendela

Pada latihan melompat, misalnya, paha depan akan melakukan peregangan dan memperpendek siklus sehingga bisa memperkuat otot-otot, meningkatkan kekuatan melompat secara vertikal, dan mengurangi dampak pada persendian.

Karena latihan plyometric meniru gerakan yang digunakan dalam olahraga seperti ski, tenis, sepak bola, basket, voli, dan tinju, latihan ini sering digunakan untuk atlet dewasa profesional dan amatir.

Latihan plyometric memiliki banyak manfaat. Hal ini didasarkan pada bukti-bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa siklus peregangan-pemendekan ini dapat mendorong terjadinya peregangan atau “myotactic” refleks pada otot dan meningkatkan kekuatan kontraksi otot.
Akan tetapi di sisi lain, latihan plyometric juga berhubungan dengan beberapa risiko, termasuk peningkatan risiko cedera, terutama bagi Anda yang tidak memiliki kekuatan yang memadai untuk memulainya.

Jadi, jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memilih latihan plyometrics ini, penting sekali untuk berkonsultasi dengan dokter atau terapis olahraga yang dapat menilai kesesuaian Anda untuk program latihan plyometrics. Kemudian pilih pelatih berkualitas atau pelatih yang secara bertahap dapat memperkenalkan Anda dengan latihan yang lebih sulit.

Berikut ini beberapa latihan Full-Body Plyometrics yang bisa Anda coba:

1. Plank Squat

Plank Squat fix

Mulai dalam posisi push-up, tangan di bawah bahu dan kaki diperpanjang, tubuh membentuk garis lurus dari kepala sampai tumit.

    a. Persiapkan inti tubuh Anda dan lompatkan kaki Anda di luar tangan ,lalu angkat dada dan tangan secara cepat sehingga tubuh Anda kembali tegak
    b. Balikkan gerakan tersebut secara mundur seperti saat memulainya. Gerakan ini masuk ke dalam 1 repetisi. Lakukan sebanyak yang Anda bisa dalam 60 detik.

2.Ply-ups

Gerakan ini dapat dikatakan sebagai gerakan pushup yang melayang.

    a.Mulai dalam posisi pushup dengan pergelangan tangan langsung di bawah bahu, tubuh dalam keadaan lurus dari kepala sampai kaki.

    b.Turunkan dada Anda ke lantai dan kemudian dorong dengan kekuatan eksplosif yang cukup agar kedua tangan Anda bisa meninggalkan lantai dan kemudian mendaratlah dengan lembut.

3. Boarder Jumps

bOARDER jUMP FIX

    a.Mulailah dengan posisi berdiri dengan kaki selebar pinggul dan turunkan tubuh Anda, jaga berat badan Anda dan tumpukan pada tumit seolah-olah Anda sedang duduk di atas kursi kursi.

    b.Lompatlah ke depan setinggi yang Anda bisa, dan fokuslah untuk mendarat dengan lembut.

    c.Segera kembali ke posisi perempat jongkok dan ulangi.

4. 180 Squat Jump

Gedgree squat

    a.Mulailah dengan posisi berdiri dengan kaki selebar pinggul dan turunkan tubuh Anda, jaga berat badan Anda dan tumpukan pada tumit seolah-olah Anda sedang duduk di atas kursi kursi.

    b.Lompatlah dan putar tubuh Anda 180 derajat di udara, ke arah yang berlawanan.

    c.Mendaratlah dengan posisi berjongkok berbalik ke arah yang berlawanan, kembalikan gerakan Anda ke posisi awal untuk satu repetisi.

Lakukan gerakan diatas sebanyak 10 set dengan 3-5 repetisi. Selamat mencoba. (mee)

BACA JUGA: Ini Lho Akibat Jika Sering Pakai Sepatu High Heels

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes