latihan bagi remaja

Tak Ingin Kerdil? Hindari Latihan Ini Bagi Remaja

Jika Anda masih menginjak usia muda, namun telah memutuskan untuk menerapkan pola hidup sehat. Maka, Anda perlu mengetahui informasi ini. Karena, terdapat pantangan-pantangan yang tak boleh Anda lakukan, baik dalam latihan ataupun diet Anda.

Slider Remaja asli

Hal ini dikarenakan, kondisi remaja yang masih mempunyai kesempatan untuk terus tumbuh. Jangan sampai, dengan melakukan kesalahan-kesalahan saat latihan justru akan menghambat pertumbuhan Anda. Tak mau ‘kan jika nantinya Anda mempunyai tubuh yang kurang proporsional? Untuk itu, simak informasinya berikut ini.

Apakah Remaja Harus Melakukan Latihan di Gym?

Olahraga bisa dilakukan di mana saja, tidak harus dengan bergabung dan melakukannya di gym. Setelah remaja mencapai pubertas, mereka akan cenderung mudah menambah berat badan karena semua perubahan hormon. Hal ini diperparah dengan kebanyakan gaya hidup tak sehat dari remaja. Misalnya, dengan mengonsumsi makanan ‘sampah’ dan minuman berkarbonasi, sehingga membuatnya memiliki kelebihan berat badan dan berisiko besar mengarah ke obesitas.

Apa Jenis Latihan yang Cocok Bagi Remaja Agar Tetap Fit?

Setiap aktivitas yang melibatkan pergerakan tubuh akan berdampak sehat bagi Anda, termasuk remaja. Bahkan, ketika remaja memang ingin bergabung menjadi member di gym, mereka tak harus mengangkat beban yang sangat berat. Karena, tubuh remaja masih dalam fase tumbuh, mereka harus memilih latihan bodyweight seperti sit-up, lunges, push-up, chin-up, dips, plank, dan squat.

Di gym, mereka dapat menggunakan mesin-mesin untuk latihan kardio. Misalnya, seperti treadmill, cross gtrainer, elips, dan masih banyak lagi yang lainnya asalkan tidak menggunakan mesin untuk latihan angkat beban. Rekomendasi dari DuniaFitnes.com, remaja bisa melakukan olahraga yang menyenangkan. Misalnya seperti berenang, yoga, bersepeda, atau olahraga apapun selama itu melibatkan pergerakan aktif untuk menjaga tubuh agar tetap sehat.

Seberapa Sering Remaja Harus Latihan dalam Seminggu?

Karena remaja memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi, mereka dapat berolahraga hampir setiap hari. Satu jam aktivitas fisik akan membantu mereka menjaga proses metabolik tinggi yang berguna pada saat mereka dewasa nanti.

Lalu, Program Diet Apa yang Cocok untuk Para Remaja?

Kebanyakan remaja selalu memilih menu makanan sampah yang dihabiskannya saat sedang berkumpul dengan teman-teman mereka. Itulah sebabnya, banyak remaja yang tidak memiliki cukup gizi dan lebih banyak kalori yang tertimbun di tubuhnya. Karena para remaja masih dalam proses pertumbuhan, mereka membutuhkan nutrisi yang tepat dan memperhatikan jumlah kalori yang tepat jika mereka senang dengan aktivitas olahraga.

Untuk itu, remaja perlu untuk mengonsumsi makanan yang bersih dan segar, pilih makanan yang memiliki banyak kandungan protein dan karbohidrat. Anda dapat menemukannya pada telur, susu, sayur-sayuran, ikan, dan buah-buahan. Untuk itu, mereka harus makan kecil setidaknya setiap dua jam sekali untuk menjaga tingkat metabolisme tinggi dan apabila memungkinkan, mengonsumsi shake protein adalah cara yang tepat.

Apa Dampaknya Jika Banyak Latihan Angkat Beban Berlebihan di Usia Ini?

Memaksakan latihan dengan angkat beban berlebihan bisa menyebabkan malapetaka bagi pertumbuhan tubuh mereka. Hal tersebut bisa saja mengerdilkan pertumbuhan remaja dan menyebabkan mereka menjadi terlihat pendek atau tidak mencapai tinggi badan yang optimal. Latihan terlalu berat di gym juga dapat menyebabkan hilangnya massa otot karena mereka tak benar-benar memiliki banyak protein. Oleh karena itu, disarankan agar remaja berkonsentrasi pada aktivitas fisik dengan melakukan latihan bodyweight, daripada melakukan latihan ekstrem di gym. Namun, remaja masih boleh tetap melakukan latihan beban di gym, namun hindari memakai beban yang terlalu berat sehingga dapat memicu overtraining.

Sebaiknya, Berapa Usia yang Tepat Bagi Seorang Remaja Latihan di Gym?

Dari apa yang telah direkomendasikan oleh TheHealthSite.com, usia yang cocok bagi perempuan untuk melakukan latihan di gym yakni dengan usia 20 tahun. Sedangkan bagi laki-laki, dapat bergabung melakukan latihan di gym saat mereka berumur 22 tahun. Hal ini dikarenakan, pada umur-umur sekian mereka telah mencapai puncaknya yang optimal.

Sebagai remaja, tentu saja Anda akan mempunyai waktu yang masih panjang. Metabolisme remaja di usianya yang muda tersebut juga masih berjalan dengan optimal. Untuk itu, lakukan latihan sesuai porsi yang tepat. Olahraga-olahraga yang Anda gemari, seperti sepak bola, berenang, basket, dan olahraga lainnya dapat menjadi pilihan bagi Anda.

BACA JUGA: 4 Kesalahan Yang Dilakukan Oleh Pelaku Diet Paleo

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes