Tangguh, Gesit, dan Kuat ala LeBron James

Sebagai seorang pemain basket profesional Lebrom James tahu betul bagaimana menjaga kebugaran tubuhnya agar selalu tampil maksimal dalam pertandingan.

latihan-ala-lebron-james

Cepat, kuat, dan pandai meliuk dalam menerobos lawan membuat LeBron James dijuluki King James. Dengan kelebihannya tersebut membuat pebasket berpostur tubuh 2,03 m ini, kerap menjadi langganan timnas Basket Amerika dalam melakoni event-event dunia seperti Olimpiade dan kejuaraan dunia lainnya.

James terkenal sebagai jago bola pantul (rebounder) meski posisinya hanya small forward, bukan power forward atau center. Kehebatannya dalam mengaduk-aduk permainan lawan sudah muncul kala dia duduk di bangku SMA di Ohio, sehingga dia memperoleh gelar “Mr. Basketball”.

latihan-ala-lebron-james2

Sejak itu media massa di negeri Paman Sam itu sudah menyebutnya sebagai pebasket masa depan NBA. Julukan ini muncul saat James masih menjalani tahun kedua (sophomore) di SMA St. Vincent-St. Mary.

James juga sempat menjadi atlet Sepakbola Amerika (American Football) semasa SMA di St.Vincent-St. Mary’s. Dalam tahun keduanya (sophomore), ia masuk first-team all-state sebagai wide receiver setelah membawa timnya ke semifinal negara bagian. Saat itu, pengamat sempat memprediksi James akan bermain di Liga American Football (NFL).

Di usia 18 tahun, James sudah memuncaki daftar NBA Draft 2003 yang menjadi hak Cavaliers. Koceknya pun menggelembung. Perusahaan sepatu Nike mengontraknya US$ 90 juta, padahal dia belum menjalani karier professional.

“Saya tidak merasa telah banyak mengalami perubahan besar sepanjang tahun ini. Yang saya lakukan hanya berusaha memperbaiki performa dan kemampuan dan terus meningkatkan kualitas menjadi seorang yang tidak hanya sekadar pemain bola basket saja, tetapi juga sebagagai pemimpin, seorang ayah, suami dan juga sebagai seorang teman,” kata LeBron James seperti dilansir AP dikutip LA Times.

The LeBron James Workout

Sebagai seorang pemain dengan kualitas bintang, LeBron menyadari bahwa ia memilik tanggung jawab yang besar untuk menjaga performa terbaiknya di atas lapangan. Salah satu cara yang ia lakukan untuk mewujudkan itu semua adalah dengan melakukan latihan beban di sela latihan teknis bola basket yang ia jalani

Untuk meningkatkan kekuatan otot tubuhnya, LeBron biasa melakukan latihan superset 4 kali dalam seminggu. Apa saja latihan superset yang biasa dilakukan LeBron James, berikut di antaranya:

Semua latihan diawali dengan jumping rope selama 3-5 menit untuk pemanasan.

Hari I

Plyometric Push Up| 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
plyometric-pushup

Superset dengan
Incline Dumbbell Flyes | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
Incline-dumbbell-flies

Hari II

Barbell Lunges | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
barbell-lunges

Superset dengan
Barbell Squat Jump | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
barbell-squat-jump

Hari III

Benchpress | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
benchpress

Superset dengan
Tricep Dip One Leg | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
Tricep-Dip-Advance-One-Leg_Men_DF1

Hari IV

Jacknife Sit-Up | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
Jacknife-sit-up1

Superset dengan
Barbell Side Bend | 4 Set 12,10,8,6 Repetisi
barbell-Side-bend.1

LeBron James adalah seorang juara di dalam dan di luar lapangan. Kerja keras dan dedikasinya selalu berorientasi pada pencapaian tim bukan pada pencapaian individu, serta menyadari tanggung jawab yang ia miliki sebagai seorang juara. Mudah-mudahan bukan hanya pola latihan LeBron James saja yang Anda tiru, melainkan sikap mental yang luar biasa darinya juga bisa menginspirasi fitnessmania semua. (dan)

BACA JUGA : THE HAMSTRING WORKOUT, OTOT KAKI KOKOH & BEBAS CEDERA

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes