push up

Tantangan Perkuat Otot dengan Variasi Push-Up

Push up kerap disebut sebagai cara sederhana untuk membentuk dan membangun otot tubuh. Latihan ini sendiri dapat meningkatkan kekuatan pada dada, bahu, tricep, dan otot inti. Berikut ini beberapa variasi push up yang dapat Anda coba.

push up

“Push up terlalu mudah bagi saya, apakah tidak ada tantangan lain?” Apabila pernyataan tersebut sempat terucap, mungkin dia mengabaikan manfaat besar dari push up.

“Salah satu alasan mengapa push up masih bertahan hingga saat ini adalah karena latihan ini sangat murah, mudah dilakukan, tidak harus memerlukan alat, serta dapat bekerja di beberapa bagian tubuh pada saat bersamaan. Latihan ini juga bermanfaat bagi banyak orang, baik pemula maupun profesional,” kata personal trainer sekaligus juru bicara American Council on Exercise (ACE), Jonathan Ross, dikutip dari WebMD.com, Senin (06/04).

#Manfaat Push Up

Melakukan push up secara teratur akan memperkuat, mengencangkan, dan membentuk otot-otot besar yang dapat mempermudah aktivitas serta meningkatkan performa olahraga

1. Tubuh Bagian Atas

Otot penggerak push up yang paling utama adalah anterior deltoid dan tricep. Otot ini berada di area dada, bahu depan, dan lengan belakang. Otot tubuh bagian atas lain yang terlibat saat melakukan push up adalah seperti serratus anterior (otot besar dan tipis di dinding lateral dada). Melakukan push up secara teratur akan memperkuat, mengencangkan, dan membentuk otot-otot besar yang dapat mempermudah aktivitas serta meningkatkan performa olahraga.

2. Otot Inti

Otot inti atau core muscle adalah kumpulan otot yang berperan menstabilkan dan melindungi tulang belakang. Ketika melakukan push up, posisi punggung harus tetap netral sehingga pendistribusian beban tetap aman. Jika tidak stabil atau terlalu melengkung, maka dapat meningkatkan risiko cedera. Meski sangat berpengaruh pada tubuh bagian atas, push up juga bermanfaat memperkuat otot-otot inti, monster beats amazon australia khususnya rektus abdominus dan transversus abdominis.

3. Meningkatkan Massa Tulang

Massa tulang secara alami menurun seiring bertambahnya usia. Jika dibiarkan, tulang keropos akan menyebabkan osteoporosis, suatu kondisi medis yang ditandai tulang lemah dan rawan patah. Melakukan bodyweight seperti push up akan membantu memperkuat pergelangan tangan, lengan, siku, lengan atas, dan bahu. Push up juga dapat memperkuat dan membuat tulang lebih padat.

4. Meningkatkan Metabolisme

Push up bekerja pada sejumlah otot besar di saat bersamaan. Aktivitas otot ini menunjukkan bahwa jantung juga bekerja keras untuk mempompa darah ke seluruh otot yang bekerja, hal ini membuat pernapasan meningkat. Selain itu, satu set push up dapat meningkatkan metabolisme dan tentunya berperan penting pada penurunan berat badan.

#Variasi Push Up

Push up memang menjadi latihan favorit karena murah dan mudah untuk melakukannya. Meski telah banyak variasi push up, namun prinsip dasar untuk melakukannya tetap sama. Yaitu melibatkan punggung bagian atas, bahu, dan lengan.
Berikut beberapa variasi latihan yang dapat Anda coba agar otot lebih kencang dan kuat.

1. Clap Push-Up

push up

Variasi push up ini cukup menantang, terutama bagi mereka yang pemula. Gerakan ini seperti push up pada umumnya namun melakukan tepuk tangan diantara push up. Ketika mendorong tubuh ke atas, lakukan sekuat tenaga kemudian tepukkan tangan Anda. Hal ini akan membuat push up Anda lebih menantang.

2. Knuckle Push-Ups

push up

Variasi push up ini biasanya dilakukan oleh mereka yang menginginkan jari-jari lebih kuat. Jika push up biasanya menggunakan telapak tangan sebagai tumpuan, maka untuk variasi ini menggunakan jari-jari tangan sebagai tumpuan. nfl-jerseys-at-walmart-aliexpress

3. One Handed Push Up

push up

Salah satu variasi push up yang sangat menantang adalah one handed push up. Yang mana, posisi salah satu tangan bertumpu pada lantai, sementara tangan yang lain diletakkan di belakang punggung. Sebelum melakukan variasi push up ini, coba konsultasikan terlebih dulu dengan yang lebih expert. Pasalnya jika terjadi kesalahan, variasi push up ini dapat membahayakan lengan dan juga punggung Anda. Baca juga artikel lain >> Otot Lengan Fantastis dengan Variasi One-Arm Push-Up << 4. Dive Bomber Push Up

push up

Dive bomber push up ini memang tidak sesulit variasi push up lainnya. Namun, variasi ini lebih menantang daripada push up pada umumnya. Latihan ini dapat meningkatkan fleksibilitas hamstring, punggung, dan bahu Anda.

5. Elevated Feet Push Up

push up

Ini adalah variasi push up yang relatif simple. Variasi push up ini tidak menempatkan kaki pada lantai, tapi bisa di bench atau kursi. Elevated push up membantu mentransfer beban ke arah dada bagian atas dan punggung anterior.

6. Handstand Push Up

push up

Sesuai dengan namanya, push ini adalah push dengan berdiri menggunakan kedua tangan, sementara posisi kedua kaki di atas. Variasi handstand push up ini membutuhkan skill untuk menyeimbangkan tubuh.

#Hindari kesalahan

push up

Push up memang telah menjadi latihan yang sangat umum, baik mereka yang pemula maupun yang sudah expert. nfl-jerseys-at-walmart-aliexpress Meski begitu, masih bisa terjadi beberapa kesalahan yang dapat berakibat cedera. Oleh karena itu, sebaiknya hindari beberapa kesalahan berikut agar push up lebih optimal dan terhindar dari cedera.

>> 3 Tip Terbaik untuk Bentuk Push-Up yang Tepat << 1. Hanya konsentrasi pada push

Push-up berarti mendorong tubuh ke bagian atas. Namun, bukan berarti mengabaikan gerakan ketika menurunkan tubuh ke posisi rendah. Ketika mendorong tubuh ke atas, nikimatilah sensasi gerakan ketika menurunkan tubuh ke posisi semula. Rasakan bahwa otot lengan dan dada sedang bekerja. Dengan begitu, maka Anda akan mendapatkan massa otot yang lebih dan ketahanan tubuh pun juga semakin bertambah.

2. Jarak tangan terlalu lebar

Jika posisi tangan terlalu lebar, bahkan lebih lebar dari bahu, hal itu akan membuat push up lebih mudah. Yang perlu diingat adalah memberikan tekanan yang lebih berat pada lengan akan memberikan stres pada otot dan itu berarti akan dapat membentuk massa otot. Apabila ini maksimal dilakukan, hasil yang didapat juga akan lebih maksimal.

3. Lengan kurang kokoh

Lengan adalah yang utama dalam melakukan push up. Untuk itu, pastikan kekuatan dan ketahanan lengan tetap maksimal. Apabila lengan tidak kokoh dan tubuh tidak seimbang ketika melakukan push up, bisa saja hal itu bisa meningkatkan risiko cedera.

4. Posisi leher

Ketika melakukan push up, masih sering leher menjorok ke arah lantai. Padahal seharusnya, posisi kepala dan leher menghadap lurus ke depan. Karena itu, ketika melakukan push up sebaiknya posisi kepala dan leher tegak lurus dengan posisi punggung.

Push up merupakan latihan yang paling mudah dan sangat bermanfaat. Melakukan push up tidak harus di gym atau pusat kebugaran, Anda bisa melakukannya di rumah atau di luar ruangan. Selamat berlatih (ctr)

BACA JUGA:

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes