kesalahan pelari

Tiga Kesalahan yang Sering Dilakukan Oleh Pelari

Berlari adalah salah satu latihan yang masuk ke dalam latihan kardio. Jika Anda sedang melakukan program penurunan berat badan, maka latihan ini sangat direkomendasikan untuk Anda. Selain membuat jantung Anda lebih sehat, berlari juga terbukti cepat dalam membakar lemak tubuh Anda.

Runners

Namun, berlari juga latihan yang banyak menguras energi Anda. Untuk itulah, diperlukan nutrisi yang sangat dibutuhkan sebagai penunjang Anda melakukan latihan ini. Terlebih jika Anda adalah atlet lari, maka Anda tentunya juga membutuhkan lebih banyak nutrisi. Jika Anda mengabaikannya, bukan tidak mungkin Anda akan kehilangan massa otot Anda.
Berikut adalah kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh Anda yang sering melakukan olahraga ini maupun para atlet lari.

1.) Mengonsumsi Terlalu Sedikit Protein

Mungkin Anda biasa mendengar bahwa banyak pelari yang mengonsumsi sedikitnya 50 gram protein dalam sehari. Bahkan, ukuran tersebut tidak cukup untuk mendukung kebutuhan protein anak kecil, terlebih bagi Anda yang merupakan pelaku olahraga dengan intensitas rutin. nfl-jerseys-at-walmart-aliexpress

RDA untuk protein adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan. RDA sendiri adalah nutrisi harian yang direkomendasikan untuk Anda. Pelari perlu menyadari tentang pentingnya mengonsumsi protein yang lebih, bahkan melebihi seorang atlet angkat beban sekalipun. Hal ini disebabkan, ketika mereka berlari maka mereka akan kekurangan kalori. Disinilah fungsi mengonsumsi cukup protein, yakni sebagai pengganti kalori, bahan bakar yang digunakan adalah protein.

Umumnya untuk menghindari hilangnya otot, mereka harus mengonsumsi protein setidaknya satu gram per pon berat badan. Hal ini untuk membantu memastikan bahwa tidak ada nitrogen yang hilang dari tubuh (nitrogen seimbang, artinya tidak ada jaringan otot yang hilang).

2.) Terlalu Takut dan Menghindari Kalori

Tentu, jika tujuan awal Anda untuk menurunkan berat badan, maka jelas yang ditekan adalah jumlah lemak yang masuk ke tubuh Anda. Namun, monster beats audio adidas berbeda halnya dengan pelari. Dengan berlari, maka bahan bakar yang Anda gunakan adalah kalori. Jika kalori di tubuh Anda sangat sedikit, akibatnya proses metabolisme tubuh Anda pun juga akan melambat. Sehingga, tubuh Anda pun juga tidak akan mempunyai performa prima.

Sebagai rekomendasi bagi Anda pelari, lakukan , konsumsi kalori dengan rumus berat badan dalam satuan pounds dikalikan dengan 11. Misalnya, jika berat badan Anda adalah 140 pounds maka kalikan 11, maka hasilnya adalah 1540. Dengan demikian, maka kalori yang harus masuk ke tubuh Anda adalah 1540. Lakukan hitungan ini setiap tiga kali dalam seminggu.

3.) Makan Terlalu Banyak Kalori

Segala sesuatunya harus dilakukan dengan secukupnya, hal tersebut untuk memaksimalkan dampak yang ditimbulkan nantinya. monster beats apple accessories Seperti halnya ketika mengonsumsi kalori dalam tubuh Anda. Seperti yang sudah di dikatakan sebelumnya, bahwa bahan bakar ketika Anda berlari adalah kalori. Jika kalori dalam tubuh Anda menipis, maka tubuh akan mengambil protein sebagai bahan bakar Anda. Itulah sebabnya, Anda harus bisa mengonsumsi kalori dengan bijak, jangan sampai sebagai pelari Anda malah menghindari kalori. Namun, bukan berarti Anda bebas untuk memasukkan kalori ke tubuh Anda. Tetap harus ada batasan-batasan sewajarnya demi memaksimalkan metabolisme tubuh Anda.

Ketakutan para pelari adalah jika massa otot mereka menyusut, bahkan hingga kehilangan berat badan. Namun, hal itu tidak terjadi asalkan Anda bijak dalam mengonsumsi protein dan mengendalikan asupan kalori. Oleh sebab itu, perhatikan tiga poin di atas untuk memaksimalkan metabolisme tubuh Anda ketika berlari. (gie)

BACA JUGA:

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes