meningkatkan kecepatan berlari

Tingkatkan Kecepatan, Bakar Lemak Lebih Banyak

Berhentilah jogging dengan cara lama dan mulailah berlari dengan cara yang lebih efektif. Artikel ini akan membantu meningkatkan kecepatan lari dan membantu mengikis lemak di tubuh Anda.

meningkatkan kecepatan berlari
Masih banyak pria yang lebih memilih bersantai di belakang meja, di atas sofa, atau duduk semalam suntuk di depan komputer, sehingga aktivitas jogging tidak lagi menjadi hal yang diprioritaskan. Dampaknya, otot-otot tubuh pun menjadi tidak digunakan dan bisa dipastikan risiko penyakit berbahaya mengancam keselamatan jiwa.

Oleh karena itu, segeralah beranjak dari sofa empuk Anda dan berlarilah. Ini adalah aktivitas fisik yang paling natural yang dianugerahkan oleh Tuhan untuk manusia. Tubuh manusia didesain untuk lebih banyak bergerak ketimbang diam.

Lari adalah latihan paling efektif untuk memaksimalkan pembakaran lemak. Dan sedikit perbaikan pada teknik lari Anda, akan membuat Anda mampu berlari lebih cepat dan lama.

Pemecahan rekor demi rekor yang ditorehkan para pelari kelas dunia-di lintasan pendek maupun jauh-mendorong para pelatih, ilmuwan olahraga dan pelari inovatif untuk terus mencari teknik-teknik baru yang dapat membantu mereka menembus batas-batas tertinggi kecepatan manusia.

Meb Keflezighi, misalnya, orang Amerika yang sukses meraih medali perak di Olimpiade Athena. Ia melakukan banyak hal seperti; cross training, plyometric, bersepeda-yang jarang sekali dilakukan oleh pelari marathon terbesar Amerika tahun 70-an, Bill Rodgers.

Terobosan yagn dilakukan Keflezighi dapat membantu Anda. Inilah saatnya untuk beranjak dari sofa Anda dan melakukan jogging ‘gaya baru’ yang lebih hebat.

Jogging Cara baru

Para pelari elit bergerak lebih efisien dan bergerak menggunakan lebih sedikit energi pada kecepatan berapapun, dibandingkan pelari biasa. Langkah yang efisien lebih nyaman buat Anda dan mengurangi risiko cedera.

Sampai saat ini, para pelatih lari dan ahli biomekanik percaya bahwa pola langkah setiap individu terlalu lambat sehingga para pelari rata-rata harus belajar berlari seperti pelari elit.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Anda bisa mengubah langkah Anda menjadi lebih baik, dengan sedikit kesabaran dan kedisiplinan. Tetapi lakukan hal itu secara bertahap dan lakukan teknik tersebut sampai tubuh Anda melakukannya secara otomatis. Inilah tiga langkah terbaik untuk meningkatkan efisiensi berlari Anda.

Ambil Langkah Pendek
8 dari 10 pelari akhir pekan biasanya akan mengambil langkah terlalu panjang, menurut Allan Hrelajac, Ph.D., profesor bimokanik di California State University. Ini membuat langkah Anda memiliki efek berdebug dan mengerem.
Untuk memperbaikinya, condongkan seluruh tubuh Anda agak ke depan pada saat berlari. Kaki Anda akan mendarat sedikit lebih dekat ke tubuh Anda.

Lawan Gravitasi
Jangan terlalu lama mendarat di tanah. Saat berlari, begitu kaki Anda menyentuh tanah upayakan untuk segera menariknya ke belakang.

Jangan Terlalu Melambung
Bayangkan ada langit-langit yang tingginya hanya 6cm di atas kepala Anda. Itu akan membuat langkah Anda lebih cepat dan efisien. Tujuan Anda bukan melambung naik dan turun, tetapi melesat ke depan dengan cepat.

Ingat-ingat kembali latihan lari Anda Minggu lalu. Apakah Anda sudah benar-beanr berlari dengan cepat? Para pelari top dunia saat ini mengalokasikan 20 persen dari latihan mereka untuk berlari lebih cepat dari pada berlari lebih jauh.

Ini mengondisikan serat-serat otot cepat yang jarang sekali digunakan bila Anda berlari lambat. Selain itu, berlari cepat juga memaksimalkan kapasitas aerobik Anda (tingkat di mana otot Anda menggunakan oksigen) dan meningkatkan efisiensi kekuatan langkah.

latihan kecepatan juga membantu Anda membakar lemak lebih banyak, karena latihan ini akan menggunakan lebih banyak energi. Dan berlari dalam kecepatan tinggi (sprint) sangat baik untuk memaksimalkan proses pembakaran lemak.

Tips Berlari

Berikut panduan berlari yang tepat bagi Anda:

  1. Pemanasan dengan jogging ringan selama 5-10 menit plus latihan peregangan
  2. Berlari dengan cepat sejauh 50 meter kemudian jogging 50 meter
  3. Ulangi 4-5 kali
  4. Lakukan pendinginan dengan jogging ringan 5-10 menit.

Cara ini memang membutuhkan kedisiplinan terutama bagi Anda yang tidak mempunyai banyak waktu untuk melakukan jogging dalam durasi yang lama. Latihan ini hanya membutuhkan waktu maksimal 15 menit. Dan cukup Anda lakukan 3-4 kali seminggu. (dan)

BACA JUGA : Agar Otot Tidak Menyusut, Ayo Latihan Beban!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes