Benarkah memilih susu Rendah Lemak (Low Fat) untuk DIET? [Bagian 1]

category: Fat Loss

DIET, seringkali diasosiasikan dengan pengaturan pola makan untuk menurunkan berat badan oleh banyak orang. Banyak usaha yang dilakukan untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah mencoba mengkonsumsi susu rendah lemak. Karena selain dipercaya bahwa susu membawa banyak manfaat kesehatan, memilih susu rendah lemak yang banyak di pasaran akan membantu tubuh menurunkan kadar lemaknya.

Tetapi apakah memilih susu rendah lemak ini sesuai dengan tujuan awal yaitu membantu menurunkan berat badan?

 Benarkah memilih susu Rendah Lemak (Low Fat) untuk DIET? [Bagian 1]

Coba kita telusuri lagi, apa tujuan kita minum susu? Susu adalah salah satu nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita terutama karena susu mengandung protein yang cukup. Ketika kita diet untuk menurunkan berat badan, kita membutuhkan PROTEIN secara CUKUP, karena kebanyakan kondisi kegemukan adalah karena tubuh kita kelebihan Karbohidrat serta kekurangan Protein. Itulah sebabnya banyak sekali informasi di luar sana yang mengajarkan kepada kita bahwa untuk menurunkan berat badan, minumlah susu dengan banyak jenis dan merknya.

Nah, sekarang kita tahu bahwa kita mencari Protein dalam produk susu. Coba kita lihat produk susu Rendah Lemak (Low Fat) beserta komposisinya berikut ini:

 Benarkah memilih susu Rendah Lemak (Low Fat) untuk DIET? [Bagian 1]

Sebenarnya saya lebih suka menghitung komposisi susu ketika masih bubuk, karena kalau sudah dalam bentuk cair seperti ini, mayoritas kandungannya adalah air. Dari mana melihat bahwa komposisi ini cair? Bisa Anda lihat dari takaran sajinya yang tertulis 250 ml, yang berarti mililiter. Kalau bubuk akan tertulis takaran saji dalam satuan gram.

Sekarang kita coba saja analisa dari sini. Kalau kita lihat, kandungan lemaknya adalah sebesar 3 gram. Sebenarnya ini tidak masalah, abaikan dulu untuk saat ini, karena lemak sebesar 2-3 gram per takaran saji, itu cukup kecil. Kandungan protein, kita lihat sebesar 8 gram per takaran saji, ini cukup bagus sebenarnya. Kandungan karbohidrat, 13 gram. Di sinilah letak masalahnya. Kandungan karbohidrat hampir 2x lipat kandungan protein, berarti setiap 8 gram protein yang Anda minum, Anda akan mengkonsumsi juga 13 gram karbohidrat. Bayangkan apabila Anda membutuhkan 24 gram protein, berarti Anda juga akan minum 39 gram tambahan karbohidrat, di mana Karbohidrat CAIR justru harus dihindari apabila Anda ingin menurunkan berat badan.

Dari sini keliatan bahwa sebenarnya, susu Rendah Lemak bukan berarti susu yang tepat untuk program diet untuk menurunkan berat badan. Kemudian bandingkan dengan komposisi Whey Protein berikut ini:

 Benarkah memilih susu Rendah Lemak (Low Fat) untuk DIET? [Bagian 1]

Dapatkan Susu Protein Terbaik Untuk Membantu Menurunkan Berat Badan Anda di sini!

Kali ini kandungannya tertulis dalam bentuk bubuk yaitu gram. Kandungan Lemak per takaran saji, 1 gram. Kita abaikan juga karena di bawah 2-3 gram masih cukup bagus untuk sebuah susu protein. Kandungan Protein 25 gram, ini cukup tinggi, ingatlah bahwa kita mengkonsumsi susu adalah untuk mencari proteinnya. Kandungan Karbohidrat hanya 2 gram. Bandingkan dengan proteinnya, maka karbohidrat bahkan tidak sampai sepersepuluh dari kandungan proteinnya. Komposisi seperti ini yang Anda harus cari ketika membeli susu untuk membantu Diet Anda. Jangan terpancing dengan tulisan ‘Rendah Lemak’ tetapi Karbohidrat Tinggi, karena untuk diet konsep awalnya adalah Anda membutuhkan tambahan Protein bukan tambahan Karbohidrat.

Lebih detail akan saya tulis next time di Bagian 2. Semoga tulisan saya ini membuka wawasan Anda ketika memilih susu Protein untuk DIET.

Warm Regards,
@dennysantoso


Artikel Bagian 2:
 Benarkah memilih susu Rendah Lemak (Low Fat) untuk DIET? [Bagian 1]
Benarkah Memilih Susu Rendah Lemak (Low Fat) Untuk DIET? [Bagian 2]