Pola Makan Yang Salah Saat Diet Dan Cara Mengatasinya

category: Fat Loss

Berat badan berlebih merupakan masalah klasik yang sering dihadapi oleh sebagian besar masyarakat saat ini, mungkin Anda salah satunya. Anda pun telah melakukan berbagai cara agar berhasil mengatasi masalah berat badan ini, termasuk dengan mengatur pola makan. Namun, tidak sedikit dari Anda yang belum mengerti tentang pengaturan pola makan yang tepat untuk menurunkan berat badan, sehingga menerapkan pola makan yang salah yang berujung pada gagalnya diet Anda.

Pola Makan Yang Salah Saat Diet Dan Cara Mengatasinya Pola Makan Yang Salah Saat Diet Dan Cara Mengatasinya
Berikut kesalahan pola makan yang mungkin pernah Anda lakukan saat berdiet beserta cara mengatasinya.

  • Jeda Makan Terlalu Lama
    Kesibukan yang tinggi seringkali membuat Anda terlambat atau bahkan meninggalkan waktu makan. Jika hal ini terjadi, maka level gula darah Anda akan turun drastis dan tubuh akan memecah otot sebagai sumber energi.

    Cara mengatasinya: atur alarm pada jam tangan ataupun ponsel Anda saat waktu makan tiba. Dengan cara ini Anda tidak akan melupakan waktu makan Anda.

  • Tidak Mengonsumsi Sodium (garam)
    Tubuh masih membutuhkan sodium untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Sodium dalam jumlah cukup berguna untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Jika Anda tidak mengonsumsi sodium sama sekali, tubuh akan mengalami retensi cairan, kram, dan kekuatan otot akan menurun.

    Cara mengatasinya : konsumsilah sodium untuk diet Anda dalam jumlah cukup.

  • Dapatkan Panduan Diet Gratis Langsung Dari Ahlinya Di Sini!

  • Mengonsumsi Sumber Kalori Tak Sehat
    Saat lapar, Anda mungkin pernah mengonsumsi biskuit, fastfood, ataupun makanan olahan lain yang kurang sehat bagi tubuh Anda. Sekalipun memiliki rasa yang lezat, ternyata jenis makanan tersebut bukan merupakan sumber kalori yang baik bagi Anda.

    Cara mengatasinya : untuk mendapatakan sumber kalori terbaik, Anda bisa mengonsumsi ubi jalar, oatmeal, nasi merah, dan sayuran. Selain sehat, Anda dapat merasakan kenyang lebih lama dengan makanan alami ini.

  • Makan Sembarangan Setelah Berhasil Diet
    Inilah yang sering terjadi, saat Anda berhasil mencapai berat badan ideal, Anda akan mulai makan sesuka Anda. Hal ini terjadi karena selama diet, Anda merasa ‘terkekang’ dan tidak bisa makan makanan yang Anda inginkan.

    Cara mengatasinya: agar terhindar dari kebiasaan ini, Anda bisa terapkan ‘cheating day’. Dalam satu bulan masa diet, berikan tubuh Anda 1 hari untuk menikmati makanan yang Anda suka tapi tetap dalam jumlah yang terbatas, jangan berlebihan. Saat tubuh Anda mulai terlatih, hilangkan kebiasaan ‘cheating day’ dari diet Anda secara bertahap.

  • Memangkas Karbohidrat Secara Besar-besaran
    Tubuh masih membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi untuk aktivitas Anda sehari-hari. Jika Anda tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali, maka tubuh Anda akan menggunakan otot sebagai cadangan energi.

    Cara mengatasinya : agar tubuh tidak menggunakan otot sebagai cadangan energi, cukupilah kebutuhan karbohidrat tubuh Anda. Karbohidrat kompleks adalah pilihan terbaik untuk membantu menurunkan berat badan Anda dan menjaga tingkat energi Anda.

  • Mengonsumsi Karbohidrat Simple Sebelum Latihan
    Karbohidrat simple merupakan karbohidrat yang dicerna lebih cepat oleh tubuh. Karena sifatnya yang cepat cerna, maka Anda pun lebih cepat merasakan lapar dan lebih cepat kehilangan energi saat latihan.

    Cara mengatasinya : Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein, 30-60 menit sebelum Anda mulai berlatih. Karbohidrat kompleks bisa Anda dapatkan dari nasi merah, oatmeal, roti gandum, ataupun buah. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan protein, Anda bisa mengonsumsi dada ayam, protein shake, putih telur, dan sebagainya.

Diet bukan berarti meninggalkan waktu makan, atau bahkan tidak makan sama sekali. Diet adalah tentang mengonsumsi makanan bernutrisi setiap hari, diiringi rajin berolahraga dan istirahat cukup, untuk mendapatkan berat badan ideal dengan cara yang lebih sehat.